Hasil Seleksi Penerimaan Calon Mahasiswa Baru STITEK Balik Diwa Gelombang 1 2018/2019

STITEK Balik Diwa Makassar Mengabdi di Kabupaten Takalar

Sejak hari Sabtu – Minggu, 22-23 Februari 2020, civitas akademika dari Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan (STITEK) Balik Diwa melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Takalar. Kegiatan pengabdian dilakukan di dua lokasi yaitu di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIB Kab. Takalar dan Desa Topejawa.

Pada hari pertama, kegiatan pengabdian dapat terselenggara berkat kerjasama STITEK Balik Diwa dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) LAPAS Kelas IIB Kabupaten Takalar. Kegiatan dibuka pada Pukul 14.00 WITA dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang dengan materi Metode Pemeliharaan Ikan dan Aquaponic di Pekarangan, tujuan dari materi tersebut ialah memberi pemahaman kepada anggota DWP terkait potensi pekarangan rumah untuk memelihara ikan, baik ikan hias maupun ikan konsumsi dengan sistem kolam maupun aquaponic.

Masih di hari pertama di LAPAS Kelas IIB Kab. Takalar, setelah materi terkait budidaya maka dilanjutkan dengan materi diversifikasi pengolahan ikan kembung. Pengolahan yang dipraktekkan yaitu membuat bakso dan nugget dengan bahan baku ikan kembung.

Secara keseluruhan, peserta sangat antusias dengan materi yang dibawakan karena mencakup teori dan praktek. Mansur, S.Sos selaku Kepala Lapas Kelas IIB mengapresiasi kegiatan tersebut, “kami harap ada tindak lanjut kegiatan ini dengan melibatkan warga binaan mengingat mayoritas tindak kriminal disebabkan oleh alasan ekonomi sehingga melalui kegiatan seperti ini warga binaan dapat dibekali keterampilan yang dekat dengan sumber daya alam yang ada di Kabupaten Takalar”.

Pada hari kedua, rombongan bergerak ke Desa Topejawa tepatnya di Dusun Lamangkia. Rombongan diterima oleh Sekretaris Desa Topejawa, Nurjayanti, S.Pd. Setelah diterima di kediaman Sekdes, rombongan menuju ke Baruga (Aula) yang berada di kawasan wisata Pantai Lamangkia.

Kegiatan hari kedua dimulai Pukul 10.00 WITA dan dikemas dalam bentuk dialog dengan tema “Wisata Bahari dan Kondisi Sosial Ekonomi”. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenali potensi serta mengidentifikasi permasalahan pengelolaan wisata bahari serta potensi sumberdaya kelautan dan perikanan di daerah tersebut. Masyarakat yang hadir cukup banyak yaitu mencapai 40 orang. Interaksi yang terjadi cukup berkualitas, dimana masyarakat sangat antusias bertanya terkait pengelolaan daerah wisata, cara mengolah hasil perikanan, teknik budidaya, dan jenis-jenis alat tangkap yang dilarang. Civitas akademika STITEK Balik Diwa yang terdiri dari berbagai bidang keahlian seperti diversifikasi hasil perikanan, alat tangkap, budidaya, dan ilmu kelautan secara kongkrit menanggapi berbagai pertanyaan masyarakat.

Nurjayanti, S.Pd, selaku perwakilan pemerintah Desa Topejawa mengungkapkan. “kegiatan seperti ini telah sering dilakukan bersama perguruan-perguruan tinggi namun saat ini cukup berbeda karena yang datang ialah dosen dari sekolah perikanan dan kelautan sehingga sangat erat kaitannya dengan potensi yang ada di Desa Topejawa”. Selepas kegiatan, civitas akademika melakukan foto dan makan siang bersama masyarakat kemudian kembali ke tempat masing-masing.(/p2m)

Dokumentasi Hari Pertama:

Dokumentasi Hari Kedua:

Leave a comment